Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dalam Tahapan Pengelolaan Pencalonan Pilkada, KPU Kota Probolinggo Raih Terbaik Ketiga se-Jatim
Advertisement . Scroll to see content

Sadis, Santri Tewas Dianiaya Senior di Kediri karena Dipukuli 3 Hari Berturut-turut

Kamis, 29 Februari 2024 | 11:50 WIB
  • author Afnan Subagio
Sadis, Santri Tewas Dianiaya Senior di Kediri karena Dipukuli 3 Hari Berturut-turut
Pesan WA santri ke ibunya yang minta dijemput karena dipukuli seniornya sebelum meninggal di pesantren di Kediri. Foto: tangkapan layar

Dia mengatakan, keempat kliennya emosi karena korban melotot saat ditegur lantaran tidak mengikuti sholat jamaah.  

“Menurut anak-anak, Bintang (korban) juga menyampaikan ke orang tuanya bahwa dirinya dalam kondisi sakit disuruh kerja, padahal kenyataanya tidak begitu. Mereka kemudian menasehati korban agar jangan ngomong hal yang tidak benar,” kata, Rini Puspitasari. 

Kasat Reskrim Polres Kediri Kota, AKP Nova Indra Pratama, penyidik  telah memeriksa delapan orang saksi dalam kasus penganiayaan santri.

“Kami masih akan memeriksa dua saksi tambahan yakni, dari pihak pondok pesantren. Untuk hasil visum, kami masih menunggu tim dokter di rumah sakit Banyuwangi,” katanya.

Sebelumnya, seorang santri asal Banyuwangi tewas di Ponpes Al Hanifiyyah di Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Santri tersebut mengembuskan napas terakhirnya setelah dianiaya temannya sesama santri. 
 

Editor: Sazili MustofaEditor Jakarta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut