get app
inews
Aa Text
Read Next : Tak Hanya Punya Ranu Merah, Desa Andungsari Probolinggo Simpan Pesona Petik Durian dan Manggis

Kandang Terbakar, Belasan Ribu Anak Ayam di Probolinggo Hangus Terpanggang

Selasa, 19 Mei 2026 | 20:35 WIB
header img
Damkar saat melakukan pemadaman (foto : iNewsProbolinggo.id/ar)

PROBOLINGGO, iNewsProbolinggo.id - Kebakaran melanda peternakan ayam di Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Selasa (19/5/2026) pagi. Peristiwa ini menghanguskan dua kandang ayam dan menyebabkan kerugian material sekitar Rp280 juta.

Dari tiga kandang yang ada, hanya satu unit yang berhasil diselamatkan. Kebakaran juga menyebabkan sekitar 14 ribu anak ayam atau DOC tidak terselamatkan.

Salah satu pekerja, Abdullah, mengatakan api pertama kali diketahui saat dirinya bersama rekan-rekannya tengah beristirahat setelah menyelesaikan pekerjaan di kandang.

"Semalam ada empat orang. Kami sudah selesai kerja, lalu istirahat. Tiba-tiba terlihat asap hitam dari arah kandang," ujarnya.

Ia menuturkan, api awalnya terlihat dari bagian tengah kandang sebelum dengan cepat merambat ke kandang lainnya.

"Awalnya dari kandang tengah dulu, lalu menyambar ke kandang sebelah selatan," kata Abdullah.

Menurutnya, selain ayam, sejumlah peralatan peternakan juga ikut terbakar dalam kejadian tersebut.

"Blower ada 14 unit, sanyo 5, oven ayam sekitar 20, kran, dan tabung gas juga ikut terbakar," jelasnya.

Abdullah menyebut lokasi kandang yang berada di tengah persawahan membuat akses air cukup jauh sehingga menyulitkan penanganan awal.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Probolinggo, Andrea Parsaulian, menjelaskan bahwa peristiwa terjadi setelah para pekerja menyelesaikan aktivitas memasukkan bibit ayam pada dini hari.

"Jam 02.00 sampai 04.00 mereka memasukkan bibit ke tiga kandang, lalu istirahat. Jam 06.45 salah satu karyawan melihat api dari kandang sisi selatan," ujarnya.

Ia menambahkan, tidak adanya alat pemadam di lokasi membuat api tidak bisa segera dikendalikan sebelum petugas datang.

"Selain itu, angin bertiup kencang sehingga api cepat menyambar ke kandang lain," kata Andrea.

Proses pemadaman melibatkan tiga unit kendaraan dari Damkar Kabupaten dan satu unit kendaraan dari Damkar Kota Probolinggo. Petugas harus melakukan pengisian air berulang kali karena material di dalam kandang masih menyisakan bara api.

"Total ada empat kendaraan yang kami kerahkan, kami sampai melakukan pengisian ulang sebanyak 10 kali," ujarnya.

Ia menyebut penanganan berlangsung sekitar empat jam hingga api benar-benar dapat dipadamkan. Setelah proses pemadaman, dua kandang dinyatakan hangus terbakar, sementara satu kandang lainnya berhasil diselamatkan. Kerugian akibat peristiwa tersebut ditaksir mencapai Rp280 juta.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut