get app
inews
Aa Text
Read Next : 2 Rumah di Probolinggo Terbakar Saat Mati Lampu, Penyebabnya Masih Diselidiki

Peralatan Panjat di Hutan Kota Kraksaan Dilaporkan Hilang, Kerugian Capai Puluhan Juta

Jum'at, 28 Agustus 2026 | 07:45 WIB
header img
kepolisian saat melakukan olah TKP (foto : iNewsProbolinggo.id/istimewa)

PROBOLINGGO, iNewsProbolinggo.id - Sejumlah peralatan panjat di kawasan Hutan Kota Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, dilaporkan hilang. Selain perlengkapan wall climbing, enam batang besi panjang juga dilaporkan raib dalam peristiwa yang diduga terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Hilangnya sejumlah barang tersebut diketahui setelah gembok tempat penyimpanan peralatan ditemukan dalam kondisi telah dibobol pada Rabu malam (26/8/2026).

Crew wall climbing Hutan Kota Kraksaan Indra Sucahyono mengatakan, waktu pasti terjadinya pencurian belum diketahui. Namun, berdasarkan kondisi di lokasi, peristiwa tersebut diperkirakan terjadi antara Minggu (23/8/2026) hingga Rabu (26/8/2026).

"Ketahunya pada Rabu malam karena gembok tempat penyimpanan sudah dalam kondisi dibobol. Untuk waktu kejadiannya sendiri diperkirakan antara Minggu sampai Rabu," ujar Yoyon.

Menurutnya, barang yang hilang terdiri dari sejumlah perlengkapan panjat, seperti tali kernmantle, carabiner, dan peralatan pendukung lainnya. Selain itu, enam batang besi panjang yang merupakan bantuan dari PT POMI juga dilaporkan tidak berada di tempat.

Akibat kejadian tersebut, kerugian diperkirakan mencapai lebih dari Rp15 juta.

Yoyon mengungkapkan, terdapat kecurigaan terhadap seseorang yang sehari-hari bekerja di kawasan Hutan Kota Kraksaan. Kecurigaan itu, menurutnya, muncul berdasarkan informasi yang diterimanya selama proses penanganan perkara.

Namun, ia menyerahkan sepenuhnya proses pengungkapan kasus kepada pihak kepolisian. Orang yang disebut dalam kecurigaan tersebut belum dapat dinyatakan terlibat karena masih diperlukan pembuktian melalui penyelidikan.

"Untuk siapa pelakunya, kami serahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan," katanya.

Ketiadaan kamera pengawas atau CCTV di kawasan Hutan Kota Kraksaan disebut menjadi salah satu kendala untuk mengetahui secara pasti siapa yang mengambil barang-barang tersebut.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut