get app
inews
Aa Text
Read Next : Sosok AKBP Asmida Rizki Siregar, Perempuan Pertama Sebagai Kapolres Probolinggo

Penjual Rujak Yang Jadi Korban Begal Sempat Pingsan Setelah Ditendang Ke Sungai

Minggu, 02 Agustus 2026 | 08:45 WIB
header img
Lokasi korban di begal (foto : iNewsProbolinggo.id/ar)

PROBOLINGGO, iNewsProbolinggo.id - Seorang penjual rujak asal Kabupaten Probolinggo menjadi korban aksi pencurian dengan kekerasan saat melintas di jalan kawasan persawahan, Jumat (31/7/2026).

Korban kehilangan sepeda motor setelah didatangi dua pria yang membawa celurit.

Korban diketahui bernama Marfuah (50), warga Dusun Kokon, Desa Liprak Wetan. Peristiwa itu terjadi saat dirinya dalam perjalanan pulang usai berbelanja bahan dagangan di pasar, sekitar pukul 07.30 WIB mengendarai sepeda motor Honda Beat warna merah putih miliknya. 

Menurut cerita korban, dirinya tidak mengetahui ada orang yang mengikuti dari belakang. Pelaku baru terlihat ketika sudah berada di dekat sepeda motornya.

"Saya tidak melihat dari spion. Tiba-tiba sudah ada di samping saya," ujar Marfuah.

Dua pelaku yang berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Scoopy kemudian meminta korban berhenti. Salah satu pelaku turun dan menyuruh korban meninggalkan kendaraannya.

Korban yang berusaha turun dari motor justru mengalami perlakuan kasar. Pelaku diduga menarik tubuh korban lalu menendang korban hingga membuatnya kehilangan keseimbangan sebelum akhirnya terjatuh ke sungai yang berada di sisi jalan.

"Saya disuruh turun. Waktu turun itu saya ditarik, lalu saya ditendang," ungkapnya.

Korban mengaku tidak hanya dipaksa turun dari motor, tetapi juga melihat pelaku mengarahkan celurit kepadanya. Kondisi itu membuat korban takut karena berada sendirian di lokasi kejadian.

"Saya takut, karena saya sendiri. Takutnya nanti saya diapakan," katanya.

Akibat kejadian tersebut, Marfuah mengalami memar pada tangan kanannya. Ia juga sempat tidak sadarkan diri setelah terjatuh ke sungai.

Ketika tersadar, korban mendapati sepeda motornya sudah dibawa kabur. Beruntung, sejumlah barang belanjaan yang dibawanya masih berada di lokasi.

Korban kemudian meminta pertolongan setelah seorang warga yang melintas mendengar teriakannya. Warga tersebut membantu korban setelah menemukan Marfuah berada di sungai.

Marfuah menyebut, dirinya memang rutin pergi ke pasar untuk membeli bahan rujak. Biasanya, aktivitas tersebut dilakukan setiap dua atau tiga hari sekali.

Sementara itu, berdasarkan keterangan korban, pelaku diperkirakan masih berusia sekitar 20 tahunan. Keduanya menggunakan helm saat beraksi sehingga wajah mereka tidak berhasil dikenali.

Kasus tersebut kini masih dalam penyelidikan kepolisian. Petugas masih mengumpulkan informasi dan mencari keberadaan sepeda motor korban yang dibawa kabur pelaku.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut