Soroti PAD hingga Layanan Kesehatan, DPRD Kota Probolinggo Dalami LKPJ 2025
Tak hanya itu, kondisi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) juga menjadi bahan pembahasan. DPRD menyoroti adanya dampak pekerjaan proyek terhadap jaringan pipa yang berpotensi mengganggu layanan kepada masyarakat.
“Terkait PDAM, ada beberapa hal yang kami dalami, terutama dampak pekerjaan proyek yang menyebabkan gangguan pada jaringan. Ini menjadi catatan untuk ditindaklanjuti,” ujar Ryadlus.
Sementara itu, anggota DPRD Masda Putri Amelia menilai pembahasan LKPJ menjadi momentum penting untuk menilai capaian program pemerintah daerah secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi anggaran, tetapi juga dampaknya bagi masyarakat.
“LKPJ ini menjadi kesempatan bagi kita bersama untuk melihat sejauh mana capaian program yang telah direncanakan. Tidak hanya dari sisi realisasi anggaran, tetapi juga dampaknya terhadap masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, hasil evaluasi ini nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan program ke depan agar lebih efektif dan tepat sasaran.
Melalui rangkaian pembahasan tersebut, DPRD Kota Probolinggo berharap berbagai catatan yang muncul bisa menjadi bahan perbaikan bagi pemerintah daerah, sehingga kinerja ke depan semakin optimal dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
Editor : Arif Ardliyanto