Kementrian Pertanian Gelontor Bantuan Bibit Cabe, Mulsa dan Pupuk ke Petani Banyuwangi

Siswanto
.
Selasa, 27 September 2022 | 07:17 WIB

BANYUWANGI. iNews.id - Kementerian Pertanian melalui jalur aspirasi anggota DPRD-Kabupaten Banyuwangi dari Partai Nasdem memberikan bantuan berupa bibit cabe, mulsa dan pupuk kepada petani yang tergabung di kelompok tani Mardiagung, Senin (26/9/2022). 

Kegiatan tersebut digelar ditanah lapang, masuk Dusun Plosorejo, Desa Kaliploso, Kecamatan Cluring Kabupaten Banyuwangi. Acaradihadiri oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Jawa Timur, Sri Sajekti Sudjunadi, serta anggota DPRD Banyuwangi Ali Mustofa dan Nurhayati. 

Penyerahan bantuan bibit cabe, mulsa serta pupuk diberikan Ketua Nasdem Jawa Timur, Sri Sajekti Sudjunadi terhadap perwakilan kelompok tani Mardiagung yang berada di Desa Kaliploso, Cluring, Kabupaten Banyuwangi. 

Ketua DPW Jawa Timur, Partai Nasdem, Sri Sajekti Sudjunadi mengatakan bahwa bantuan dari Kementerian Pertanian yang difalitasi dari Partai Nasdem, karena tidak biaya.

"Bantuan ini tidak dipungut biaya alias gratis,"ujar Sri Sajekti Sudjunadi dengan jelas. 

Dalam serah terima bantuan sektor pertanian tersebut, dilakukan secara simbolis oleh Ketua DPW Jawa Timur Partai Nasden terhadap kelompok tani Mardiagung yang disaksikan, oleh langsung Pemerintah Desa Kaliploso. 

Nurhayati anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi dari Fraksi Nasdem mengatakan, pemberian bantuan kepada petani dimotori Partai Nasdem. Oleh karena itu, bantuan berupa bibit cabe, mulsa dan pupuk. "Bantuan ini dimotori oleh Nasdem," ungkap Nurhayati. 

Harapan anggota DPRD dari Fraksi Nasdem, bisa tumbuh serta berkembang, jika seorang petani sukses tidak lagi mencari pekerjaan didaerah saja," tuturnya.

Anggota kelompok tani Mardiagung, Supranadi mengaku senang karena mendapat bantuan komoditi serta pupuk dari Pemerintah. "Saya mendapatkan bantuan bibit cabe tiga cepet, pupuk 1 sak dan mulsa 2 gulung. 

Senada dikatakan Kepala Desa Kaliploso, Rudi Hartono. Ia mengatakan, warga senang mendapatkan bantuan kebutuhan penanaman tanama holtikultura. Meski tidak semuanya dapat bantuan. 

"Itu karena kelompok tani lain, belum mendapatkan SK. Sehingga kami berharap di tahun depan lebih mudah lagi," terangnya.

Editor : Ahmad Hilmiddin
Bagikan Artikel Ini