Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ajak Wartawan Donor Darah, Polres Probolinggo Hasilkan Puluhan Kantong Darah
Advertisement . Scroll to see content

Blokade Pantura di Depan Mapolres Probolinggo Berakhir Usai Audiensi, Ini Penjelasan Polisi

Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:04 WIB
  • author Doni
Blokade Pantura di Depan Mapolres Probolinggo Berakhir Usai Audiensi, Ini Penjelasan Polisi
Wakapolres saat menemui anggota madas (foto : iNewsProbolinggo.id/Doni)

PROBOLINGGO, iNewsProbolinggo.id - Arus lalu lintas di jalur Pantura depan Mapolres Probolinggo, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, sempat terganggu akibat aksi puluhan anggota Madas Sedarah, Rabu (28/10/2026) malam. Aksi blokade tersebut berakhir setelah perwakilan massa melakukan audiensi dengan pihak kepolisian.

Aksi itu dipicu persoalan penanganan kasus yang disebut berkaitan dengan rokok ilegal. Massa mempertanyakan tindakan kepolisian yang mereka nilai tidak melibatkan pihak Bea Cukai.

Kedatangan massa menggunakan sepeda motor dan mobil membuat kawasan depan Mapolres ramai. Kondisi tersebut turut berdampak pada pengguna jalan yang melintas di jalur Pantura pada malam hari.

Wakapolres Probolinggo Kompol Yanuar Rizal Ardhianto membenarkan, situasi sempat ramai. Namun, menurutnya kondisi kembali kondusif setelah polisi berkomunikasi dengan perwakilan Madas Sedarah.

“Situasi malam ini Memang agak sedikit ramai. Namun situasi sudah kondusif. rekan-rekan dari Madas Sedarah dan polress Probolinggo mengalami miskomunikasi,” ujarnya.

Ia mengatakan, audiensi dilakukan bersama sejumlah perwakilan dan pimpinan Madas untuk menjelaskan persoalan yang memicu kedatangan massa. Setelah penjelasan disampaikan, kedua pihak disebut dapat memahami situasi yang terjadi.

“Semua pihak sudah saling memahami terkait permasalahan tersebut, dari situ rekan rekan Madas sudah bisa membubarkan diri dengan tertib,” katanya.

Terkait persoalan yang dipermasalahkan massa, Yanuar menegaskan tidak ada proses penangkapan yang berlangsung di Mapolres Probolinggo pada malam aksi tersebut.

Menurutnya, keberatan massa diduga berawal dari persepsi bahwa kepolisian telah melakukan penangkapan.

"Rekan-rekan dari Madas menganggap polres Probolinggo melakukan tindakan hukum penangkapan. Namun demikian, kejadian tersebut tidak terjadi di Polres Probolinggo malam ini,” ungkapnya.

Yanuar menambahkan, orang yang disebut dalam persoalan tersebut telah dijemput oleh rekan-rekan Madas Sedarah.

Setelah audiensi selesai, massa akhirnya membubarkan diri secara tertib. Berakhirnya aksi tersebut membuat situasi di sekitar Mapolres kembali kondusif.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut