Gibran Ajak Santri Kawal Program Prabowo, dari MBG hingga Swasembada Pangan
Gibran menilai nilai-nilai perjuangan Kiai Wahab masih sangat relevan untuk diterapkan di tengah perkembangan era digital dan modernisasi saat ini.
Pesantren Tambakberas Dinilai Berhasil Cetak Tokoh Nasional
Wapres juga mengapresiasi Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas yang dinilai konsisten melahirkan tokoh-tokoh besar nasional dari berbagai bidang.
Beberapa tokoh yang lahir dari lingkungan pesantren tersebut antara lain Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, mantan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, hingga Rektor UIN Malang Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada para kiai, pengasuh pondok, para guru, dan nyai yang telah melahirkan generasi penerus berilmu serta memiliki keterbukaan berpikir,” tuturnya.
Gibran Soroti Peran Kampus Pesantren dan Swasembada Pangan
Selain menghadiri haul, Gibran turut mengapresiasi pengembangan pendidikan tinggi di lingkungan pesantren melalui keberadaan Universitas KH Abdul Wahab Chasbullah (Unwaha).
Menurutnya, langkah menghadirkan jurusan umum seperti pertanian, ekonomi, pendidikan, dan teknologi menjadi bukti bahwa pesantren mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.
“Saya dengar di sini tidak hanya ada jurusan agama Islam, tetapi juga pertanian, ekonomi, pendidikan, dan teknologi. Ini menjadi cerminan kampus yang adaptif terhadap perkembangan zaman,” ungkapnya.
Ia menambahkan, keberadaan jurusan pertanian juga sejalan dengan program prioritas Presiden Prabowo Subianto terkait swasembada pangan nasional.
Di akhir sambutannya, Gibran mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut mengawal program prioritas pemerintah, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penguatan koperasi desa.
“Kita doakan seluruh program prioritas Presiden dapat berjalan dengan baik demi kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, Gibran hadir didampingi Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, serta Kapolda Jatim Nanang Avianto. Acara juga dihadiri para ulama, pengasuh pesantren, tokoh daerah, dan ribuan santri dari berbagai wilayah.
Editor : Arif Ardliyanto