Dari Dapur hingga Pot Bunga, Damkar Probolinggo Amankan 2 Ular di Lokasi Berbeda
PROBOLINGGO, iNewsProbolinggo.id - Dua laporan masuk dalam satu hari membuat Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Probolinggo kembali bergerak cepat mengevakuasi ular liar yang masuk ke permukiman warga, Kamis (30/4/2026).
Kedua kejadian tersebut terjadi di lokasi berbeda dengan karakter temuan yang juga tidak sama.
Evakuasi pertama dilakukan di Perumahan Mastrip Residence, Kelurahan Kedopok, Kecamatan Kedopok.
Seekor ular berukuran cukup besar ditemukan masuk ke dalam rumah warga dan sempat bersembunyi di area dapur, tepatnya di bawah rak piring.
Anggota Regu 3 Damkar Kota Probolinggo Sulaiman mengatakan, proses evakuasi berjalan hati-hati karena ular sempat menunjukkan reaksi agresif saat akan diamankan.
“Ular masuk ke dapur dan sempat sembunyi di bawah rak piring. Waktu dievakuasi juga sempat melawan dan hampir menggigit, tapi bisa kami amankan karena petugas sudah menggunakan sarung tangan,” ujarnya.
Ular jenis King Koros dengan panjang sekitar satu meter itu kemudian berhasil dievakuasi, dilakban pada bagian mulut, dan dimasukkan ke dalam karung untuk dibawa ke markas sebelum nantinya dilepas kembali ke habitat yang jauh dari permukiman.
Sementara itu, beberapa jam kemudian, laporan serupa kembali diterima melalui Call Center 112. Kali ini dari Perum Griya Savira Regency, Kelurahan Curahgrinting, Kecamatan Kademangan.
Di lokasi tersebut, petugas menemukan seekor ular berukuran lebih kecil, sekitar 40 sentimeter, yang berada di area rumah warga.
Danru 4 Damkar Kota Probolinggo, Nanang Effendy, menjelaskan bahwa ular tersebut diduga sedang mencari mangsa sebelum masuk ke area rumah.
“Ular ini sedang memangsa kodok kecil yang ada di bawah pot bunga. Jadi di situ ada interaksi antara ular dan mangsanya,” jelasnya.
Ia menambahkan, jenis ular tersebut merupakan ular cicak yang biasa hidup di area persawahan dan saluran air.
“Biasanya ular ini memangsa cicak atau hewan kecil lainnya. Habitatnya di pinggir sawah atau selokan. Karena lokasi rumah dekat aliran air, kemungkinan ular masuk dari sana,” imbuhnya.
Nanang juga menyebutkan bahwa kemunculan ular di permukiman masih kerap terjadi, terutama di wilayah yang berdekatan dengan area terbuka seperti sawah dan drainase.
Dua kejadian dalam satu hari ini kembali menunjukkan bahwa Damkar Kota Probolinggo tidak hanya menangani kebakaran, tetapi juga sigap dalam penanganan hewan liar yang masuk ke lingkungan warga. Seluruh proses evakuasi berlangsung cepat, aman, dan terkendali tanpa adanya korban.
Editor : Arif Ardliyanto