Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Honor Guru Ngaji di Kota Probolinggo Disorot, Lebih dari Separuh Belum Terakomodasi Insentif
Advertisement . Scroll to see content

Tak Terima Dituduh Selingkuh, Berikut Klarifikasi Korban Pembacokan di Kota Probolinggo

Selasa, 23 Juli 2024 | 16:07 WIB
  • author Ide Nasution
Tak Terima Dituduh Selingkuh, Berikut Klarifikasi Korban Pembacokan di Kota Probolinggo
Pelaku saat diamankan Polisi ( Foto : iNewsProbolinggo.id / Ide Nasution)

PROBOLINGGO,iNewsProbolinggo.id -  Kasus pembacokan yang terjadi di kota Probolinggo yang dilakukan oleh seorang suami berinisial S (38) yang diduga gelap mata akibat cemburu buta.

Sebelumnya korban berinisial A (34), yang juga merupakan warga satu desa dengan S mengalami luka serius dan harus dilarikan rumah sakit RSUD Waluyu Jati Kraksaan. Senin (22/07/24).

Namun fakta baru ditemukan hal itu ditegaskan Kapolres Probolinggo Kota AKBP Oki Ahadian Purwono melalui Plt Kasihumas Iptu Zainullah mengonfirmasi hal tersebut, selasa (23/07/24).

Zainullah mengatakan, bahwa korban A mengaku tidak pernah berkomunikasi sama sekali dengan istri tersangka S.

"Jadi di pemberitaan yang lalu, kita peroleh berdasarkan keterangan dari tersangka. Namun setelah kita mendapatkan keterangan dari korban A, dirinya sama sekali tidak pernah merasa berkomunikasi dengan istri tersangka S.

Dia tidak pernah berselingkuh dengan istri pelaku. Dan memang dari penyidik yang melakukan pemeriksaan HP korban, tidak ditemukan bukti chat korban dengan istri pelaku” terangnya.

Kasihumas menjelaskan bahwa kronologi kejadian pembacokan, berawal ketika korban A yang saat itu sedang berjalan di jalan Dusun Tabata Desa Sumendi melihat tersangka S bersama saksi Slamet sedang duduk di pos kamling.

“Korban A lalu ikut nimbrung dengan S dan Slamet yang sedang duduk di pos kamling. Setelah sampai, korban A ini duduk dan langsung menelepon temannya yang lain. 

Nah, pada saat korban sedang menelepon ini, secara tiba – tiba tersangka S membacok korban  sambil berkata, Mati kamu," tandasnya.

Kasihumas menerangkan setelah dibacok, korban berusaha lari dan dikejar oleh tersangka S kemudian karena banyak masyarakat yang berdatangan akhirnya pelaku melarikan diri, sedangkan korban dilarikan ke rumah sakit. 

Zainullah juga menegaskan bahwa menurut keterangan korban A, tersangka S ini memang sering cemburu terhadap siapapun warga yang berkomunikasi dengan istrinya.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut