Dapur dan Kandang Terbakar Saat Pemilik Beraktivitas, Warga Bergerak Cepat Selamatkan Rumah

Zainul Rifan
Proses pemadaman oleh petugas damkar (foto : iNewsProbolinggo.id/ar)

PROBOLINGGO, iNewsProbolinggo.id - Sebuah rumah warga di Keluarahan Kedung Asem Kecamatan Wonoasi Kota Probolinggo mengalami kebakaran pada Sabtu, (23/05/2026).

Peristiwa yang terjadi saat pemilik rumah sedang beraktivitas di luar tersebut sempat menghanguskan satu ruangan yang difungsikan sebagai dapur sekaligus kandang ternak.

Kebakaran pertama kali diketahui oleh warga yang melihat asap keluar dari bagian belakang rumah. Tanpa menunggu lama, warga langsung berdatangan untuk membantu proses pemadaman menggunakan peralatan seadanya.

Pemilik rumah, Muhammad Drajat, mengatakan saat kejadian dirinya sedang bekerja di luar rumah, sementara anggota keluarganya juga tidak berada di lokasi karena aktivitas masing-masing.

"Biasanya setiap pagi masak di tumang, terus jam 7 sudah dimatikan. Setelah itu ibu saya ke pasar. Kejadiannya kira-kira sekitar setengah 11," ujarnya.

Ia menambahkan, informasi kebakaran diterimanya dari tetangga yang lebih dulu melihat kejadian tersebut.

"Yang kasih tahu itu tetangga, katanya rumah saya kebakaran," kata Drajat.

Bagian dapur yang juga digunakan sebagai kandang mengalami kerusakan cukup parah. Sejumlah peralatan memasak hangus terbakar, namun tidak ada peralatan elektronik di dalam ruangan tersebut.

Beruntung, ternak kambing milik keluarga sudah lebih dulu diamankan ke dalam rumah sebelum kejadian.

"Biasanya ada kambing di kandang, tapi karena ibu ke pasar, kambingnya dimasukkan ke dalam rumah," jelasnya.

Sebelum petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan datang, warga berupaya memadamkan api dengan cara manual. Mereka bergantian mengambil air menggunakan ember dan selang, serta memanfaatkan sumber air di sekitar lokasi.

"Warga langsung bantu padamkan pakai ember sama selang. Kebetulan juga RW baru dapat APAR dari pemerintah, jadi ikut dipakai juga," ungkapnya.

Komandan Regu 4 Damkar Kota Probolinggo, Nanang Effendy, menyampaikan bahwa pihaknya menerima laporan sekitar pukul 10.20 WIB dari seorang relawan yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

"Jam 10.20 kami dapat laporan dari relawan damkar yang rumahnya dekat lokasi," ujarnya.

Setelah menerima laporan, dua unit mobil pemadam langsung dikerahkan menuju lokasi dengan membawa suplai air berkapasitas 3.000 liter dan 5.000 liter.

Saat tiba di lokasi, api sudah dalam kondisi mengecil karena telah lebih dulu ditangani warga sekitar.

"Waktu kami datang, api sudah kecil karena sudah dipadamkan warga," jelasnya.

Petugas kemudian melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa di dalam bangunan yang terbakar.

"Masih ada asap di bagian dalam, jadi kami lakukan pendinginan," tambahnya.

Ia juga mengapresiasi kekompakan warga yang bergerak cepat membantu penanganan awal sebelum petugas tiba di lokasi.

"Warga sangat sigap, mereka gotong royong ambil air dari sungai kecil di dekat lokasi," pungkasnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

Editor : Arif Ardliyanto

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network