Pergantian Kepala BGN Diharapkan Jadi Momentum Evaluasi dan Jaga Kepercayaan Publik

Doni Irawan
Salamul Huda bupati LSM lira Probolinggo (foto : iNewsProbolinggo.id/istimewa)

PROBOLINGGO, iNewsProbolinggo.id - Harapan masyarakat terhadap program pemenuhan gizi tidak hanya bergantung pada tersedianya makanan bergizi, tetapi juga pada kepercayaan bahwa program tersebut dikelola secara jujur dan bertanggung jawab.

Pergantian pimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) dinilai dapat menjadi momentum untuk melakukan evaluasi sekaligus memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan berbagai program yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Bupati LSM LIRA Kabupaten Probolinggo, Salamul Huda, berharap kepemimpinan baru di BGN mampu membawa perubahan positif, terutama dalam membangun tata kelola yang transparan dan akuntabel.

Menurutnya, pergantian pimpinan tidak seharusnya hanya menjadi perubahan jabatan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk membenahi berbagai persoalan serta memastikan program yang dijalankan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat.

Pergantian pemimpin ini harus menjadi ajang evaluasi dan pembenahan. Jangan sampai BGN kehilangan kepercayaan publik akibat adanya perbuatan atau praktik korupsi,” ujar Salamul Huda.

Ia menilai kepercayaan masyarakat merupakan modal penting dalam menjalankan program-program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan pemenuhan gizi. Ketika pengelolaan program dilakukan secara terbuka dan sesuai aturan, masyarakat akan lebih mudah menaruh harapan terhadap keberlanjutan program tersebut.

Sebaliknya, dugaan penyimpangan maupun praktik korupsi berpotensi menimbulkan kekecewaan dan mengurangi kepercayaan publik. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh lembaga, tetapi juga dapat memengaruhi masyarakat yang menjadi penerima manfaat program.

Salamul Huda berharap pimpinan baru BGN dapat memperkuat sistem pengawasan serta membuka ruang transparansi dalam pelaksanaan program. Langkah tersebut dinilai penting agar setiap kebijakan dan anggaran dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

“Program gizi menyangkut kebutuhan masyarakat dan masa depan generasi. Karena itu, pengelolaannya harus benar-benar bersih, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Ia juga mendorong agar evaluasi dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya pada tingkat pimpinan, tetapi juga terhadap sistem kerja dan pelaksanaan program di lapangan.

Dengan kepemimpinan baru, Salamul berharap BGN mampu menjaga integritas serta memperkuat kepercayaan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah penerima manfaat, tetapi juga dari sejauh mana program tersebut dikelola secara jujur dan bebas dari praktik korupsi.

Editor : Arif Ardliyanto

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network