PROBOLINGGO, iNewsProbolinggo.id - Kecelakaan Bus rombongan jemaah haji asal Kabupaten Probolinggo saat ziarah di jabal magnet, Madinah, Arab Saudi mendapat perhatian dari sejumlah pihak.
Tidak terkecuali Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris yang langsung menghubungi salah satu petugas yang berada di lokasi kejadian.
Gus Haris langsung melakukan panggilan video kepada KH. Muhlisin, yang kebetulan ikut di dalam rombongan bus tersebut.
"Assalamualaikum kiai, saya kontak jenengan lagi saya ingin masyarakat mendengar langsung kronologi dan kondisi jamaah pasca insiden kemarin," katanya, saat melakukan video call, pada Rabu (29/4/2026)
KH. Muhlisin menjelaskan bahwa semula bus yang mereka tumpangi itu melaju di jalan yang memiliki tiga jalur, jalur paling kanan untuk jalur lambat, lalu tengah dan paling kiri untuk jalur cepat.
Secara tiba-tiba bis yang melaju dari jalur tengah itu motong jalur ke kiri hingga terhantam oleh bus yang mereka tumbangi. Alhasil bodi penyok dan kaca pecah.
"Pada saat itu ada 47 orang termasuk saya, alhamdulilah selamat semua," akunya.
Setelah peristiwa itu langsung datang polisi dan ambulance serta mobil pemadam kebakaran. Dan sesuai prosedurnya semua harus diperiksa ke rumah sakit setempat dulu.
Hasilnya semua dinyatakan selamat, dan hanya ada dua orang yang sempat di rawat. Satu orang boleh pulang dan satunya harus dirawat inap, namun siang ini Rabu (29/6) waktu setempat sudah dapat dinyatakan pulang.
"Dua orang itu yakni Siti Aisyah dari Maron Kidul umur 50 tahun dan Sri Sugihartini dari Sebaung Gending 60 tahun," paparnya.
Diberitakan sebelumnya sebuah bus yang mengangkut rombongan jemaah haji asal Kabupaten Probolinggo mengalami kecelakaan saat menjalani kegiatan ziarah di kawasan Jabal Magnet, Madinah, Arab Saudi, Selasa (28/4/2026) siang waktu setempat.
Bus tersebut merupakan bagian dari Kloter SUB 2 Embarkasi Surabaya yang membawa sekitar 40 hingga 45 jemaah.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
