get app
inews
Aa Text
Read Next : Tamat! Karir Kriminal 7 Begal Probolinggo Berakhir di Jeruji Besi

Sopir Akui Bersalah Soal Wisatawan China Diintimidasi di Terminal Bayuangga

Kamis, 14 Mei 2026 | 21:44 WIB
header img
Tangkapan layar saat WNA China diintimidasi (foto : iNewsProbolinggo.id/istimewa)

PROBOLINGGO, iNewsProbolinggo.id - Sebuah unggahan di media sosial yang memperlihatkan curhatan wisatawan asal China soal dugaan intimidasi di depan Terminal Bayuangga, Kota Probolinggo, menjadi perhatian publik. 

Peristiwa itu disebut terjadi pada Senin (11/5/2026) dan viral setelah dibagikan melalui akun Instagram Jini666888.

Dalam unggahan tersebut, wisatawan perempuan itu mengaku sempat mendapat larangan saat hendak menggunakan jasa ojek online menuju tujuan wisatanya. Larangan itu diduga dilakukan oleh seorang sopir angkutan jurusan Bromo.

Polres Probolinggo Kota kemudian menindaklanjuti informasi yang beredar di media sosial tersebut dengan memanggil pihak terkait untuk dilakukan klarifikasi dan mediasi.

Kasi Humas Polres Probolinggo Kota IPTU Zainullah membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menjelaskan, insiden berlangsung di area depan Terminal Bayuangga dan melibatkan seorang sopir angkutan berinisial S.

“Wisatawan asal Cina itu mengadukan kejadian yang dialaminya melalui media sosial karena merasa tidak nyaman setelah dilarang menggunakan ojek online,” katanya, Kamis (14/5/2026).

Menurutnya, proses mediasi telah dilakukan dengan menghadirkan sopir angkutan dan perwakilan ojek online. Dari hasil pertemuan itu, sopir yang bersangkutan mengakui kesalahannya dan menyampaikan permintaan maaf.

“Yang bersangkutan sudah mengakui perbuatannya dan meminta maaf atas kejadian tersebut,” katanya.

Sementara itu, sopir angkutan bernama Suhan juga menyampaikan penyesalannya atas tindakan yang dilakukannya terhadap wisatawan asing tersebut.

“Saya merasa bersalah dan meminta maaf atas kejadian kemarin karena telah melarang wisatawan asing naik ojek online di depan Terminal Bayuangga,” ucap Suhan.

Kejadian ini ramai menjadi perbincangan warganet karena dinilai dapat memengaruhi citra pariwisata di kawasan Probolinggo dan Bromo yang selama ini banyak dikunjungi wisatawan mancanegara.

Polisi mengimbau seluruh pihak agar mengedepankan pelayanan yang baik kepada wisatawan dan menghindari tindakan yang dapat memicu keresahan.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut