Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kembali Terbakar, Pintu Masuk Gunung Bromo Dari Arah Malang Ditutup
Advertisement . Scroll to see content

Tugas TGIPF selesai, Sepakbola Indonesia menunggu keputusan pemerintah pusat

Minggu, 16 Oktober 2022 | 10:38 WIB
  • author Zainul Rifan
Tugas TGIPF selesai, Sepakbola Indonesia menunggu keputusan pemerintah pusat
Rekomendasi telah diserahkan ke Presiden Joko Widodo (foto/sumber : Okezone)

PROBOLINGGO, iNewsProbolinggo.id - Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) tragedi di stadion Kanjuruhan, Malang sudah selesai melaksanakan tugasnya. Kini hasil investigasi itu sudah dilimpahkan ke pemerintah. Dan menunggu keputusan pemerintah pusat terkait kelanjitan sepakbola di Indonesia.

Hal tersebut diungkap salah satu anggota TGIPF Akmal Marhali. Pada Sabtu (15/10/2022) Akmal mengatakan kalau berkas hasil investigasi tersebut diserahkan pada Jum'at (14/10/2022). 

"TGIPF tugasnya sudah selesai," ucap Akmal kepada MNC Portal Indonesia (MPI).

Dia mengatakan langkah selanjutnya terkait kondisi sepakbola Indonesia berada di tangan pemerintah pusat. Hal itu untuk melakukan terhadap berbagai elemen terkait sepakbola Indonesia.

"Tinggal pemerintah mendorong rekomendasi kepada pihak terkait," ujarnya.

Berdasarkan berkas yang MPI peroleh, Jumat (14/10/2022), setidaknya ada 10 rekomendasi yang diberikan TGIPF. Rekomendasi itu diberikan ke 10 pihak di antaranya, PSSI, PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) Panitia Pelaksana Pertandingan, Security Officer (SO), Polri dan lain-lain.

Sebagaimana diketahui, Tragedi Kanjuruhan cukup memilukan karena memakan korban ratusan jiwa. Berdasarkan catatan TGIPF ada 132 korban meninggal dunia, 96 luka berat, dan 484 luka ringan.

Dampak dari tragedi itu pun membuat Liga 1, 2, dan 3 terhenti sementara. Kepastian akan bergulirnya kembali kompetisi sepakbola itu menunggu arahan dari pemerintah pusat.

Editor: Ahmad Hilmiddin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut