Juna menambahkan, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk mendorong kesadaran tentang pentingnya menjaga kesehatan dan kualitas hidup.
"Tujuan dari program tersebut tidak lain yakni agar kehidupan sehat dan sejahtera serta pendidikan berkualitas, seperti yang ada di tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGs," tambahnya.
Selama latihan, mahasiswa yang tergabung dalam UM BBM Tematik Performance Lab ikut berada di sisi peserta. Mereka membantu mengarahkan gerakan, memberikan koreksi ketika ada teknik yang kurang tepat, sekaligus memperhatikan pelaksanaan latihan agar berjalan dengan aman.
Bagi mahasiswa, pengalaman tersebut memberikan pelajaran yang berbeda. Mereka tidak hanya belajar dari teori yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga berhadapan langsung dengan peserta yang memiliki usia, kondisi fisik, dan kemampuan berbeda.
Dalam sepekan, latihan dilakukan sebanyak tiga kali. Dua sesi digelar di pusat kebugaran, sedangkan satu sesi lainnya diisi dengan senam Tabata.
Rutinitas itu menjadi tantangan tersendiri. Kesibukan mengajar dan aktivitas akademik membuat para peserta harus pandai mengatur waktu agar tetap bisa hadir dan mengikuti latihan secara konsisten.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
