PROBOLINGGO, iNewsProbolinggo.id - Masyarakat selama ini mengenal Pemadam Kebakaran (Damkar) sebagai petugas yang bertugas memadamkan api.
Namun, di lapangan, tugas Damkar Kota Probolinggo juga banyak berkaitan dengan penanganan penyelamatan atau rescue non-kebakaran.
Data Damkar Kota Probolinggo mencatat, hingga 21 Juli 2026 terdapat 171 laporan rescue yang ditangani petugas. Kasus yang masuk pun beragam, mulai dari evakuasi hewan liar hingga penanganan kondisi yang berpotensi membahayakan warga.
Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat dan Pemadam Kebakaran Satpol PP Kota Probolinggo, Tri Setyo Anggodo, mengatakan masyarakat kini semakin banyak memanfaatkan layanan Damkar ketika menghadapi situasi yang membutuhkan bantuan petugas.
"Pengaduan yang masuk tidak hanya kebakaran. Ada juga non-kebakaran, seperti ular, tawon, kucing, anjing, tumpahan solar, dan lainnya," ujar Tri, Rabu (22/07/2026).
Dari ratusan laporan tersebut, evakuasi ular menjadi salah satu kasus yang paling sering ditangani dengan jumlah 34 kejadian.
Setelah itu, petugas juga banyak melakukan penanganan sarang tawon sebanyak 32 kejadian serta laporan tumpahan pasir maupun BBM sebanyak 29 kejadian.
Selain itu, Damkar juga menerima laporan penyelamatan biawak sebanyak 14 kejadian, kucing 12 kejadian, pelepasan cincin 11 kejadian, monyet enam kejadian, anjing lima kejadian, dan tokek satu kejadian.
Menurut Tri, beragamnya laporan yang diterima menunjukkan bahwa keberadaan Damkar tidak hanya dibutuhkan ketika terjadi kebakaran. Petugas juga berperan membantu masyarakat menghadapi kondisi darurat yang tidak bisa ditangani sendiri.
"Pada saat ini hampir setiap hari ada pengaduan. Tidak setiap hari terus-menerus, tapi paling tidak dalam seminggu pasti ada pengaduan kebakaran maupun non-kebakaran," katanya.
Ia menjelaskan, setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti sesuai kebutuhan. Petugas juga tetap siaga selama 24 jam untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Tri mengimbau warga agar tidak memaksakan diri menangani kondisi berbahaya tanpa bantuan petugas, terutama ketika berhadapan dengan hewan yang berpotensi menyerang seperti ular atau tawon.
"Kalau memang ada kejadian yang membahayakan dan tidak bisa ditangani sendiri, silakan laporkan kepada kami. Jangan sampai masyarakat justru menjadi korban karena mencoba menangani sendiri," ujarnya.
Masyarakat yang membutuhkan bantuan Damkar Kota Probolinggo dapat menghubungi layanan darurat melalui Call Center 112 atau telepon Mako Damkar di (0335) 421113.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
