Kandang Dibobol, Dua Sapi Senilai Rp30 Juta Milik Warga Probolinggo Hilang

Zainul Rifan
Kondisi pintu yang dibobol maling di Pahsangit Leres, Probolinggo. Foto : iNewsProbolinggo.id/ar.

PROBOLINGGO, iNewsProbolinggo.id - Aksi pencurian kembali meresahkan warga Probolinggo. Kali ini, dua ekor sapi milik Umar, warga Desa Pohsangit Leres, Kabupaten Probolinggo, hilang digondol pencuri pada Minggu (12/04/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.

Peristiwa itu baru diketahui saat Umar terbangun dari tidurnya. Padahal, beberapa jam sebelumnya, ia masih memastikan kedua sapi tersebut dalam kondisi aman di kandang.

“Sekitar jam 12 malam saya masih cek dan kasih makan, sapinya masih ada. Tapi pas bangun jam 2, sudah hilang. Pintu kandang juga sudah terbuka,” tutur Umar.

Ia mengatakan, sapi yang hilang terdiri dari satu jenis limosin dan satu sapi lokal, keduanya pejantan. Selama ini, dua sapi tersebut menjadi satu-satunya ternak sapi yang dimilikinya.

“Memang cuma dua sapi itu yang saya punya. Saya rawat dari ketika sapi masih kecil. Itu hasil kerja saya narik becak,” ujarnya.

Kerugian akibat kejadian ini ditaksir mencapai Rp 30 juta. Umar mengaku, ia sengaja memelihara sapi tersebut sebagai tabungan jangka panjang untuk membantu kebutuhan pendidikan cucunya.

“Saya niatnya buat investasi, buat bantu cucu sekolah. Cucu saya ada empat, yang dua masih kecil,” katanya.

Meski tidur di tempat yang masih menjangkau pandangan sapi, Umar tidak mendengar aktivitas mencurigakan saat kejadian berlangsung.

“Saya tidur di sebelah kandang, dekat sekali. Dekat dengan sapinya. Tapi tidak dengar apa-apa. Tahu-tahu pas bangun sudah tidak ada,” ungkapnya.

Umar menduga pelaku melarikan diri melalui jalur belakang rumah yang berada di sisi barat kediaman kepala desa.

“Sepertinya pelaku keluar lewat belakang, arah barat rumah pak lurah, tembus ke jalan dekat kuburan. Kalau malam memang jarang ada orang lewat situ,” tambahnya.

Sementara itu, menantu Umar, Like Subairiya, menjelaskan bahwa kondisi kandang saat kejadian sudah tidak seperti semula. Bagian pengaman pintu terlihat sudah dibuka paksa oleh pelaku.

“Kayu penahan pintu yang biasanya dari dalam itu sudah tidak pada posisinya. Di luar juga ada becak yang dipakai nutup akses, tapi sudah digeser,” jelasnya.

Setelah mengetahui kejadian tersebut, keluarga langsung meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pencarian.

“Saya langsung teriak minta tolong. Warga berdatangan dan ikut mencari, tapi belum ketemu sampai sekarang,” ujarnya.

Kasus pencurian ini telah dilaporkan ke pihak desa. Keluarga berharap pelaku segera tertangkap dan kejadian serupa tidak terulang kembali.

Editor : Arif Ardliyanto

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network