Ini Daftar Peraih Medali Kejurnas Arung Jeram di Songa Adventure Probolinggo

Zainul Rifan
Peserta saat melewati derasnya arus sungai Pekalen (foto: iNewsProbolinggo.id)

PROBOLINGGO, iNewsProbolinggo.id - Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Arung Jeram, telah selesai dilaksanakan. Pada kejuaraan yang digelar di Songa Adventure, Desa Condong, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo itu, Jawa Barat Keluar sebagai juara umum.

Jawa Barat resmi menjadi juara umum setelah mengantongi 18 emas dan 2 perunggu. Disusul Jawa Timur dengan 3 emas, 6 perak dan 7 perunggu. Lalu Jambi mendapat 6 perak dan 4 perunggu. 

Selanjutnya, Jawa Tengah dengan 5 perak dan 2 perunggu, DKI mendapat 2 perak dan 2 perunggu. Kalimantan Selatan dengan 1 Perak, DIY 2 perunggu, serta Sumatera Utara mendapat 1 perunggu.

Kejurnas itu dilaksanakan oleh Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) sejak 29 November, hingga 4 Desember 2022. Dan terbagi menjadi empat kelas, meliputi Youth putra-putri, Junior putra- putri, Open putra-putri dan Master Men.

Ketua Panitia Kejurnas Abdullah mengatakan, kalau sejak awal dibuka hingga ditutup, pada hari Minggu (4/12/2022) pelaksanaan berjalan dengan lancar dan sesuai rencana. Baik dari atlet, kepanitiaan maupun juri nya.

"Ada 21 provinsi yang mengikuti Kejurnas di Songa Adventure ini, dengan jumlah peserta sebanyak 300 orang," terangnya.

Abdullah menjelaskan, kalau pada kejurnas ini, diharapkan dapat mencetak atlet-atlet berprestasi, khususnya atlet asal Jawa Timur, yang nanti bisa mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 mendatang.

"Dan yang juara umum ini, bisa mengikuti kejuaraan dunia pada 2023 mendatang. Untuk tempatnya masih belum ditentukan," ucapnya.

Disamping itu, Penanggung Jawab Kejurnas Mohamad Ghozali menyatakan kalau pihaknya sudah memberikan yang terbaik untuk para peserta. Sehingga tak sedikit yang memberikan nilai positif dan mengaku terkesan, usai berarung jeram di Songa Adventure itu.

"Kita telah menyiapkan 50 tim rescue, yang sudah siap apabila nanti terjadi sesuatu," paparnya.

Pria yang karib disapa Oga itu menceritakan, kalau sempat ada atlet perempuan yang pingsan setelah sampai di finish. Yang bersangkutan, diduga kelelahan saat berdayung menyusuri sungai pekalen tersebut.

Namun semua bisa teratasi, berkat Standart Operasional Prosedur (SOP) dari kepanitiaan. Yang bersangkutan teratasi dan sudah langsung siuman.

"Kalau rintangan bagi peserta terdapat para jeramnya sungai pekalen yang tentunya membutuhkan teknis. Apalagi karakter kami bertebing dan berbatu," katanya.

Oga menambahkan, kalau para atlet juga mendapat semangat dari warga yang sangat antusias menonton jalannya pertandingan.

Editor : Ahmad Hilmiddin

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network