90 Persen Warga Punya Pohon Kelapa, Desa Rejing Probolinggo Jadi Penghasil Degan hingga Tusuk Sate
PROBOLINGGO, iNewsProbolinggo.id - Pohon kelapa muda atau degan menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan warga Desa Rejing, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo. Hampir di setiap sudut desa, pohon kelapa tumbuh dan menjadi salah satu sumber penghasilan masyarakat.
Sekitar 90 persen warga Desa Rejing disebut memiliki pohon kelapa. Buah kelapa muda yang dipanen dari kebun maupun pekarangan kemudian dijual dengan harga sekitar Rp3.500 per buah.
Bagi masyarakat, hasil panen degan menjadi salah satu sumber pemasukan tambahan di tengah aktivitas bertani dan berdagang yang selama ini menjadi mata pencaharian utama.
Namun, potensi ekonomi warga Desa Rejing tidak hanya berasal dari hasil perkebunan. Sejumlah ibu rumah tangga juga mengembangkan usaha rumahan dengan memproduksi tusuk sate.
Dari aktivitas sederhana tersebut, para ibu berusaha menambah pendapatan keluarga. Produksi tusuk sate dilakukan secara bertahap dan menjadi salah satu usaha mikro yang tumbuh di tengah masyarakat.
Kepala Seksi Kesejahteraan Desa Rejing Tinarso mengatakan, desa tersebut memiliki sejumlah potensi ekonomi yang dikembangkan oleh masyarakat.
"Potensi desa di antaranya degan, pisang, dan BUMDes yang bergerak di bidang peternakan ayam petelur. Saat ini, BUMDes juga sudah bekerja sama dengan beberapa program MBG," ujarnya.
Menurut Tinarso, keberadaan berbagai potensi tersebut menjadi bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat Desa Rejing. Selain sektor pertanian dan perkebunan, usaha rumahan yang dijalankan warga juga ikut menggerakkan perekonomian desa.
Di sisi lain, Pemerintah Desa Rejing juga terus melakukan pembangunan infrastruktur untuk mendukung aktivitas masyarakat. Pada 2026, sejumlah pembangunan dilakukan, di antaranya drainase dan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Meski demikian, kebutuhan pembangunan infrastruktur masih menjadi perhatian pemerintah desa, terutama akses jalan yang dinilai penting untuk menunjang mobilitas warga.
"Kami berharap ke depan ada bantuan terkait pembangunan jalan agar perekonomian masyarakat bisa semakin meningkat," tutupnya.
Editor: Arif Ardliyanto