get app
inews
Aa Text
Read Next : Libur Lebaran 2026, Patroli Wisata di Probolinggo Mulai Diperketat

Bupati Probolinggo Larang Keras ASN Gunakan Gas LPG 3 Kilogram, Siap-siap Dicek

Jum'at, 17 April 2026 | 15:37 WIB
header img
Bupati Probolinggo Gus Haris larang keras ASN gunakan Gas Melon (foto : iNewsProbolinggo.id/rifan)

PROBOLINGGO, iNewsProbolinggo.id - Akhir-akhir ini Kabupaten Probolinggo mengalami kelangkaan Gas LPG 3 Kilogram atau gas melon. Berbagai cara sudah dilakukan pemerintah setempat untuk mengatasi.

Saat ini, pemkab setempat mengeluarkan peringatan agar para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo.

Larangan itu disampaikan langsung oleh Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris. Ia mengatakan, jika gas melon hanya diperuntukkan kepada masyarakat yang memenuhi kategori rumah tangga miskin, petani sasaran, nelayan sasaran dan pelaku usaha mikro.

"Saya atas nama kepala pemerintahan Kabupaten Probolinggo mengimbau teman-teman ASN agar secara bijak kiranya tidak menggunakan LPG 3 kilogram juga masyarakat yang mampu ya," katanya, Jum'at (17/4/2026).

Gus Haris menjelaskan, sejak keluhan warga perihal gas melon muncul, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pertamina untuk menambah suplai dan memperlancar distribusi LPG 3 kg.

Namun, setiap penambahan kuota, belum juga mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat di lapangan.

“Berapa pun penambahan itu selalu terasa kurang dan tidak mencukupi,” jelasnya.

Selama sepekan ini,  pihaknya juga menggelar sidak terhadap agen, pangkalan dan dan titik-titik distribusi untuk memastikan stok dan harga LPG 3kg normal. Bahkan sidak dilakukan serentak di 24 kecamatan sekaligus.

Pihkanya memastikan tidak akan memberikan toleransi kepada pihak-pihak yang sengaja melakukan penimbunan atau praktek-praktek lain yang berimbas pada kelangkaan pasokan dan kenaikan harga LPG 3kg di Kabupaten Probolinggo.

"Saya tidak akan memberikan toleransi kepada siapapun yang mencoba memanfaatkan keberadaan LPG 3 kilogram ini akhirnya menjadi langka dan mahal," paparnya.

Sementara itu, Sales Branch Manager (SBM) Gas Pertamina Malang V, Faisal Fahd menjelaskan, pasokan LPG 3kg ke wilayah Kabupaten Probolinggo sejatinya mencapai 436 ribu sejak awal April 2026.

Proses distribusi terus berjalan tidak ada kendala, termasuk 34 ribu tabung yang pada Kamis (16/4/26), disalurkan. Ia menyebut, kelangkaan gas melon dipengaruhi oleh dua faktor.

"Pertama, masyarakat melakukan 'panic buying, kedua ulah spekulan sehingga ketersediaan LPG 3 kilogram tidak stabil," bebernya.

Sebagai solusi, ia menyiapkan operasi pasar di tiap-tiap titik kelangkaan di Kabupaten Probolinggo. "Jumlahnya akan disesuaikan dengan kebutuhan," sampainya.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut