get app
inews
Aa Text
Read Next : Tertabrak Truk Box, Pemuda Kraksaan Tewas di Jalur Pantura Paiton Probolinggo

Terpeleset Saat Mandi di Sungai, Pelajar SMP di Probolinggo Ditemukan Tewas

Senin, 26 Januari 2026 | 08:17 WIB
header img
Proses evakuasi korban (foto : iNewsProbolinggo.id/istimewa)

PROBOLINGGO, iNewsProbolinggo.id - Nahas nasib yang dialami Moh Rehan Firdausa Putra, warga Perumahan Bulu, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Pasalnya remaja lelaki berusia 14 tahun itu tewas setelah terpeleset saat mandi di sungai.

Peristiwa tersebut terjadi pada  Minggu (25/1/2026) siang, sekitar pukul 12.20 WIB, di Aliran Sungai jembatan besar Dusun Sentong, Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo 

Kapolsek Gading AKP Maskur Anshori mengatakan, peristiwa bermula saat korban bersama temannya Mario (16) warga Kelurahan Patokan, dan Azaka (14) warga Desa Bulu, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, 
jalan-jalan menuju jembatan besar Desa Wangkal.

Setiba di lokasi pada pukul 12.15 WIB, mereka langsung mandi di sungai tersebut. Setelah dirasa cukup mandi, mereka duduk di atas, temannya Mario dan Azka duduk agak jauh dari pinggir sungai. Sedangkan korban duduk lebih dekat.

"Pada saat korban berdiri  tiba tiba terpeleset dan jatuh ke sungai yang dengan arus sangat deras," katanya.

Melihat hal itu, Mario dan Azka langsung bergegas menolong korban.  Hanya saja korban tidak mendengarkan teriakan Mario yang sudah menyodorkan kakinya sebagai pegangan korban.

Alhasil, korban langsung terbawa arus sungai ke arah utara. Sementara keduanya temannya langsung mencari serta meminta bantuan kepada masyarakat sekitar. Namun tetap tidak ditemukan.

"Setelah kami mendapat laporan, kami langsung melakukan penyisiran hingga korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," ucapnya.

Korban ditemukan pada pukul 13.25 WIB, dengan jarak sekitar 6 kilometer dari titik pertama kali korban dilaporkan terjatuh. Korbanpun segera dievakuasi untuk dilakukan pemeriksaan luar.

"Hasil pemeriksaan tidak ada tanda kekerasan, sedangkan keluarga menolak untuk autopsi," paparnya.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut