Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tak Hanya Punya Ranu Merah, Desa Andungsari Probolinggo Simpan Pesona Petik Durian dan Manggis
Advertisement . Scroll to see content

Inilah Beberapa Senjata Adat Yang Ada di Indonesia

Selasa, 23 Januari 2024 | 11:34 WIB
  • author Doniirawan/net_probolinggo
Inilah Beberapa Senjata Adat Yang Ada di Indonesia
Sumber foto : Okezone

PROBOLINGGO,iNewsProbolinggo.id Indonesia merupakan negara yang kaya akan budaya dan tradisi. Salah satu kekayaan budaya tersebut adalah senjata adat. Setiap daerah di Indonesia memiliki senjata adatnya masing-masing yang memiliki ciri khas dan fungsinya tersendiri.
Berikut adalah beberapa senjata adat di berbagai daerah di Indonesia:

1. Rencong (Aceh)

Rencong adalah senjata tradisional Aceh yang berupa pisau belati dengan hulu berbentuk kepala burung atau hewan lainnya. Rencong memiliki fungsi sebagai senjata, simbol status sosial, dan benda sakral.

2. Keris (Jawa)

Keris adalah senjata tradisional Jawa yang terbuat dari logam, biasanya besi atau baja. Keris memiliki fungsi sebagai senjata, simbol status sosial, dan benda pusaka.

3. Mandau (Kalimantan)

Mandau adalah senjata tradisional Kalimantan yang berupa parang besar dengan hulu berbentuk kepala burung enggang. Mandau memiliki fungsi sebagai senjata, simbol status sosial, dan benda sakral.

4. Badik (Sulawesi)

Badik adalah senjata tradisional Sulawesi yang berupa pisau belati dengan hulu berbentuk berbagai macam motif. Badik memiliki fungsi sebagai senjata, simbol status sosial, dan benda pusaka.

5. Sumpit (Papua)

Sumpit adalah senjata tradisional Papua yang berupa tombak dengan mata tombak yang panjang dan runcing. Sumpit memiliki fungsi sebagai senjata berburu dan berperang.
Selain senjata-senjata tersebut, masih banyak lagi senjata adat di berbagai daerah di Indonesia. Senjata-senjata adat tersebut merupakan bagian dari kekayaan budaya Indonesia yang harus dilestarikan.

Editor: Ahmad Hilmiddin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut