Resep Sambal Terasi, Enak dan Tak Gampang Basi! Yuk Praktekkan di Rumah

PROBOLINGGO, iNewsProbolinggo.id - Sambal adalah makanan penyedap ataupun kondimen khas Indonesia asal Pulau Jawa yang sudah dikonsumsi masyarakat Jawa Kuno sejak abad ke-10 masehi, sebelum cabai yang dikenal saat ini masuk ke Nusantara, nenek moyang orang Jawa menggunakan cabai jawa atau cabai puyang, lada, dan jahe sebagai bahan membuat sambal.
Kehadiran
sambal di piring makan masyarakat Indonesia bisa dibilang sangat penting, bahkan banyak orang yang wajib makan apa pun dengan sambal.
Dari begitu banyak varian sambal di Indonesia, tak dipungkiri yang salah satunya jadi favorit banyak orang adalah sambal terasi. Sambal rumahan yang cukup mudah dibuat, terbuat dari bahan-bahan segar seperti cabai, terasi, bawang merah, bawang putih, gula, dan garam.
Terlihat mudah dibuat, tapi ada trik tersendiri loh agar sambal terasi yang dibuat ini bisa tahan lama alias tak gampang basi. Nah, bagaimana cara membuatnya? Dikutip dari channel Youtube Devina Hermawan, Selasa (4/7/2023) yuk intip resep sambal terasi enak dan tak mudah basi dari Chef Devina Hermawan, yang bisa jadi stok sambal di kulkasmu!
Bahan-bahan;
10 siung bawang putih, potong
15 siung bawang merah, potong
5 kemiri, geprek
15 cabai rawit
20 gr cabai kering, rendam air hangat atau 10-15 cabai merah
1 tomat
6 terasi
1 batang serai
2 lembar daun salam
100 ml minyak
150 ml air
1 sdt garam
4 sdm gula merah
½ sdt penyedap
Cara membuat;
1. Panaskan minyak, masukkan bawang merah, bawang putih, dan kemiri lalu goreng hingga setengah kering. Baru masukkan terasi, aduk-aduk;
2. Masukkan cabai rawit dan cabai kering, goreng sebentar kemudian blender sesuai tingkat kehalusan yang dinginkan;
3. Tumis lagi sambal dengan daun salam dan serai hingga wang dan minyaknya terpisah dari bumbu kemudian tambahkan air dan bumbui dengan gula merah, garam, dan penyedap rasa sesuai selera;
4. Gunakan api sedang lalu masak hingga air susut atau sampai minyak dan bumbunya terpisah kembali. Sambal terasi siap disajikan atau bisa jadi stok, disimpan dalam wadah tertutup rapat.
Editor : Ahmad Hilmiddin