Hamparan Kebun Teh dan Air Terjun di Ujung Probolinggo, Tempat Sejuk untuk Melepas Penat
PROBOLINGGO, iNewsProbolinggo.id - Ketika suasana kota mulai terasa melelahkan, sebagian orang memilih mencari tempat yang jauh dari suara kendaraan dan padatnya aktivitas. Di ujung tenggara Kabupaten Probolinggo, Desa Andungbiru, Kecamatan Tiris, menjadi salah satu kawasan yang menawarkan suasana berbeda.
Desa yang berada di lereng Gunung Argopuro itu menyimpan bentang alam yang masih hijau. Perkebunan teh membentang di sejumlah kawasan, sementara udara pegunungan yang sejuk membuat perjalanan menuju desa tersebut terasa seperti meninggalkan hiruk-pikuk perkotaan.
Bagi pengunjung yang datang dari kawasan perkotaan, perjalanan menuju Andungbiru menjadi pengalaman tersendiri. Hamparan tanaman hijau dan pemandangan perbukitan perlahan menggantikan pemandangan bangunan dan jalan yang ramai.
Desa Andungbiru juga memiliki posisi geografis yang cukup unik. Berada di wilayah paling tenggara Kabupaten Probolinggo, desa ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Jember.
Selain perkebunan teh, kawasan Andungbiru juga menyimpan potensi alam berupa air terjun. Lokasinya berada di kawasan yang masih dikelilingi pepohonan dan suasana alami.
Suara air yang mengalir berpadu dengan udara sejuk menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang ingin menghabiskan waktu di alam terbuka. Bagi sebagian orang, perjalanan menuju air terjun bukan sekadar tujuan wisata, tetapi juga kesempatan untuk sejenak menjauh dari rutinitas.Namun, potensi alam yang dimiliki Desa Andungbiru masih menghadapi tantangan. Salah satunya adalah kondisi akses jalan menuju sejumlah lokasi wisata, terutama jalur menuju kawasan perkebunan teh.
Kepala Desa Andungbiru, Abdul Ghani, mengatakan perbaikan akses menuju sejumlah lokasi wisata masih dilakukan secara bertahap. Salah satu yang menjadi perhatian adalah jalan menuju kawasan perkebunan teh.
"Untuk akses wisata ke Andungbiru sendiri saat ini masih dalam proses perbaikan secara bertahap, utamanya jalan menuju kebun teh," kata Abdul Ghani.
Menurutnya, kondisi alam yang masih hijau dan udara yang sejuk menjadi salah satu daya tarik kawasan tersebut. Sejumlah wisatawan juga mulai berdatangan untuk menikmati potensi alam yang ada di Desa Andungbiru.
Meski demikian, ia berharap perbaikan infrastruktur dapat terus dilakukan sehingga akses menuju sejumlah kawasan wisata menjadi lebih mudah dilalui.
"Harapan saya, pembangunan jalan di Desa Andungbiru ini bisa tersentuh semua. Kami yakin desa kami akan lebih maju nantinya karena banyak wisatawan yang telah berkunjung ke kawasan wisata yang ada di desa kami," ujarnya.
Perbaikan jalan bukan hanya soal memudahkan perjalanan. Akses yang lebih baik diharapkan dapat membuka kesempatan bagi masyarakat untuk ikut merasakan manfaat dari potensi alam di sekitar mereka.
Editor : Arif Ardliyanto