Pencarian ABK KM Lanang Jaya Digeser ke Perairan Madura
PROBOLINGGO, iNewsProbolinggo.id - Pencarian Matsadi, Anak Buah Kapal (ABK) KM Lanang Jaya yang terjatuh di perairan Gili Ketapang, Probolinggo terus dilakukan. Kali ini Tim SAR gabungan mulai mengalihkan fokus pencarian ke arah perairan Madura, Selasa (03/02/2026).
Hal Itu dilakukan berdasarkan analisis peta SAR Basarnas yang menunjukkan adanya potensi korban terbawa angin dan arus laut yang cukup kuat ke arah tenggara.
Koordinator Pos Basarnas Jember, Jefriansyah Putra Pratama, menjelaskan bahwa pergeseran area pencarian dilakukan berdasarkan perhitungan dinamika arus laut dan kondisi angin yang berkembang di sekitar lokasi kejadian.
“Berdasarkan SAR map Basarnas, arah pergerakan korban mengarah ke perairan Madura akibat pengaruh angin dan arus laut,” ujarnya.
Dalam operasi lanjutan ini, Basarnas mengoptimalkan alat utama (alut) yang tersedia dengan menitikberatkan pada penyebaran informasi kepada kapal dan perahu yang melintas di wilayah perairan Madura. Informasi tersebut disiarkan agar setiap temuan atau indikasi korban dapat segera dilaporkan ke petugas.
“Kami memaksimalkan pemantauan dan pemapelan, serta menginformasikan kepada perahu-perahu yang melintas agar segera melapor jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban,” imbuhnya.
Selain itu, komunikasi radio laut melalui Channel 16 terus dipantau untuk memonitor aktivitas pelayaran sekaligus mempercepat arus informasi apabila terjadi temuan di laut.
Nelayan di wilayah terdekat juga diimbau untuk tetap waspada dan segera melapor jika menemukan objek mencurigakan atau korban
Basarnas Jember turut berkoordinasi dengan Kantor SAR Surabaya, mengingat di wilayah Madura terdapat Pos SAR Sumenep yang siap memberikan dukungan apabila pencarian mengarah ke wilayah tersebut.
“Koordinasi lintas wilayah terus kami lakukan agar pencarian berjalan efektif dan respons dapat dilakukan dengan cepat apabila ada laporan temuan,” ucapnya.
Hingga berita ini ditulis, korban masih belum ditemukan.
Editor : Arif Ardliyanto