Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Honor Guru Ngaji di Kota Probolinggo Disorot, Lebih dari Separuh Belum Terakomodasi Insentif
Advertisement . Scroll to see content

Ansor Kota Probolinggo Sayangkan Etika Salah Satu Anggota DPRD Saat RDP

Jum'at, 10 Januari 2025 | 19:02 WIB
  • author Raphel Azizah
Ansor Kota Probolinggo Sayangkan Etika Salah Satu Anggota DPRD Saat RDP
Ketua Ansor Kota Probolinggo Salamul Huda (FOTO: Ide Nasution)

PROBOLINGGO, iNewsProbolinggo.id - Mendapati suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP), yang digelar Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), bersama Badan Pengelola Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah ( BPPKAD ) dan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kota Probolinggo.

RDP itu sempat memanas karena adu mulut antar anggota Komisi dan Ketua Komisi II DPRD kota Probolinggo, hal itu mematik reaksi Gp Ansor kota Probolinggo yang berharap agar dewan lebih beretika ketika di dalam forum.

Ketua GP Ansor Kota Probolinggo, Salamul Huda mengatakan, Melihat RDP ada salah satu dewan dari dapil mayangan memotong pembicaraan ketua komisi II, ini menunjukan pada rakyat bahwa dewan tersebut tidak punya etika dalam forum.

"Maka jelas kami menduga dewan yang bersangkutan itu memiliki kepentingan pribadi, atas proyek parkir yang menjadi polemik itu," terangnya, pada jumat (10/1/2025) sore.

Menurutnya, tidak pantas seorang dewan yang harus menunjukan kedewasaan dalam demokrasi, memotong pembicaraan sesama rekan dewan.

"Jelas pantas apabila ketua komisi sampai marah atas sikap dewan yang tidak sopan memotong pembicaraan tersebut," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Komisi II DPRD Kota Probolinggo menggelar RDP yang membahas pengelolaan Retribusi pasar hewan wonoasih mulai dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga target kedepannya.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut