Niat Mengurus Bantuan yang Dijanjikan, Motor Pinjaman Warga Probolinggo Justru Dibawa Kabur

Zainul Rifan
Korban saat menunjukan bukti lapornya (foto : iNewsProbolinggo.id/rifan)

PROBOLINGGO, iNewsProbolinggo.id - Sujito (51) warga Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo terpaksa harus menelan cerita pahit. Pasalnya, motor pinjaman yang ia bawa raib dibawa kabur orang saat hendak mengurus realisasi bantuan.

Korban Sujitno menceritakan, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (13/1/2026) lalu. Saat itu korban yang baru membuka bengkelnya di jalur pantura masuk Desa Karanggeger, Kecamatan Pajarakan didatangi seorang pria yang mengaku bernama Candra. 

Candra yang sekaligus pelaku itu mengaku sebagai warga Desa Ketompen, Kecamatan Pajarakan. Datang dengan mengendarai motor bebek, berkaos abu-abu, pelaku duduk di tempat tongkrong di area bengkel.

Tidak lama, pelaku segera menghampiri korban dengan mengatakan bahwa korban mendapat bantuan berupa alat-alat bengkel untuk mendukung usahanya. 

"Awalnya saya tidak mau, tapi dia (pelaku, red) mengaku salah satu tim sukses Bupati Probolinggo, saya pun percaya," terangnya, Kamis (15/1/2026)

Setelah disetujui, korban diminta untuk menyiapkan syarat-syaratnya, yakni Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK). Namun karena hanya membawa KTP, korban diminta untuk mengambil KK di rumahnya.

Setelah syarat terpenuhi, pelaku yang sebelumnya berjanji akan kembali setelah dzuhur terlihat buru-buru dengan alasan ditunggu oleh saudaranya. Dan pelaku diminta untuk datang sendiri ke rumah saudaranya tersebut.

"Saat hendak berangkat itu, ban motor saya kempes, lalu saya pinjam motor teman yang kebetulan datang ke bengkel," katanya.

Setiba di lokasi, di Desa Ketompen, Kecamatan Pajarakan, sudah ada pelaku yang sedang ngobrol bersama Syaiful Bahri, yang diakuinya sebagai saudara. Tanpa menaruh curiga, korban langsung menyerahkan syarat yang diperlukan. 

Kemudian pelaku langsung meminjam motor korban dengan alasan mau ambil bantuan di selatan Ponpes Genggong. Korban sempat tidak percaya, namun pelaku langsung mengajak Syaiful untuk berangkat bareng mengambil bantuan.

"Setelah satu jam menunggu, Syaiful justru pulang dengan mengendarai ojek," tuturnya.

Korban pun kaget dan langsung menanyakan hal yang terjadi, Syaiful cerita, kalau dirinya diturunkan di sebuah rumah di Desa Sumberdawe, Kecamatan Maron dengan alasan pelaku akan mengambil roda tiga.

"Setelah saya tanya, ternyata Syaiful juga mengaku baru kenal dengan pelaku, dan dijanjikan mendapat bantuan. Jadi motor saya dibawa kabur, bersama HP dan KTP," katanya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Probolinggo AKP Merdhania Pravita Shanty mengatakan pihaknya telah mendapatkan laporan dari korban. Selanjutnya petugas akan melakukan penyelidikan atas laporan tersebut.

"Korban sudah melapor, berkas dan bukti kepemilikan atas barang yang hilang juga sudah kami terima. Laporan yang masuk kami proses," ucapnya.

Editor : Arif Ardliyanto

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network