Sejumlah Warga Probolinggo Berangkat ke Jawa Tengah, Belajar Manfaatkan Potensi Lokal
PROBOLINGGO, iNewsProbolinggo.id - Sejumlah masyarakat Kabupaten Probolinggo mulai diajak untuk melakukan studi banding ke Desa Wisata Banyuanyar, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.
Di sana, masyarakat yang tergabung dalam mitra binaan CSR PLN Nusantara Power itu diajari bagaimana mengenali potensi lokal lalu dikelola untuk meningkatkan perekonomian.
Ajakan studi banding itu bersamaan dengan agenda Penyusunan Rencana Kerja Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau CSR beberapa waktu lalu.
Asisten Manajer SDM, Umum, dan CSR PLN Nusantara Power UP Paiton Arif Dwijayanto mengatakan, program CSR perusahaan bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif (menggugurkan kewajiban), melainkan sebuah investasi sosial yang harus memberikan dampak nyata.
Progam-progam yang disusun nantinya dapat saling berkolaborasi dan konsisten dalam pelaksanaannya. Pihaknya ingin bersama dengan masyarakat.
"Perusahaan dan masyarakat adalah satu kesatuan sistem yang harus saling memperkuat dan hidup dalam keharmonisan," katanya, Kamis (2/4/2026)
Karena itu, pihaknya mengajak para mitra binaan CSR PLN Nusantara Power UP Paiton melakukan studi banding (benchmarking) ke Desa Wisata Banyuanyar, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali.
"Lokasi ini dipilih karena keberhasilannya dalam mengelola potensi lokal secara mandiri," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Banyuanyar Komaruddin yang menyambut para rombongan mulak berbagi pengalamannya mengenai strategi pengembangan desa wisata serta memberikan tips praktis mengenai budidaya dan pengembangan potensi lokal.
"Kunci dari pengembangan potensi desa adalah inovasi dan ketekunan dalam mengelola apa yang kita miliki," paparnya.
Dengan rencana kerja yang matang dan kolaboratif, sinergi antara korporasi dan masyarakat diharapkan semakin solid, menciptakan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan di masa depan.
Editor : Arif Ardliyanto