get app
inews
Aa Text
Read Next : Jajaran Polsek Krejengan Turun ke Jalan, Bagikan Ribuan Takjil ke Warga

Banjir di Probolinggo Rusak Hasil Pertanian, Ratusan Ton Gabah dan Beras Dievakuasi Darurat

Senin, 23 Februari 2026 | 19:45 WIB
header img
Ratusan ton gabah terkena banjir bandang di Probolinggo (Foto : iNewsProbolinggo.id/rifan)

PROBOLINGGO, iNewsProbolinggo.id - Banjir yang melanda wilayah Kabupaten Probolinggo tidak hanya meredam kawasan pemukiman dan jalur pantura saja, namun juga berdampak pada sektor pertanian warga.

Seperti yang terjadi di tempat penggilingan pada milik Herianto, di Desa Matekan, Kecamatan Besuk, rupanya juga turut menjadi korban amukan air bah. Ratusan ton hasil tani ikut menjadi sasaran banjir.

Upaya penyelamatan aset pertanian warga segera dilakukan. Ratusan ton komoditas yang masih bisa diselamatkan langsung dievakuasi dari lokasi kejadian menuju tempat yang lebih aman, yakni Gudang Sistem Resi Gudang (SRG) yang berlokasi di Kraksaan.

Berdasarkan data di lapangan, total hasil pertanian yang berhasil dievakuasi ke gudang SRG Kraksaan mencapai 300 ton, yang terdiri dari 200 ton gabah dan 100 ton beras jadi.

Pengelola SRG Kraksaan, Prabowo, membenarkan adanya evakuasi darurat tersebut. Pihaknya langsung merespons cepat untuk menyelamatkan komoditas pangan warga agar kerugian tidak semakin membengkak.

"Kami dari pihak SRG turut membantu mengevakuasi hasil tani tersebut ke gudang yang lebih aman dari jangkauan banjir," ujarnya, Senin (23/2/2026)

Langkah evakuasi ini diharapkan dapat meminimalisir kerugian materiil para petani dan pengusaha penggilingan padi di Desa Matekan yang terdampak parah akibat cuaca ekstrem hari ini.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut