Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Cak Imin Memperkenalkan Istilah Slepet Kain Sarungnya di Debat Cawapres Ini Maknanya
Advertisement . Scroll to see content

Cak Imin Nasehati Gibran soal LFP: Kita Diskusi Bukan Tebak-Tebakan Singkatan, Level Kita Kebijakan

Senin, 22 Januari 2024 | 08:37 WIB
  • author Achmad Al Fiqri
Cak Imin Nasehati Gibran soal LFP: Kita Diskusi Bukan Tebak-Tebakan Singkatan, Level Kita Kebijakan
Cak Imin nasehati Gibran soal LFP: kita diskusi bukan tebak-tebakan singkatan, level kita kebijakan. Foto: MPI

JAKARTA, iNews.id - Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 1, Muhaimin Iskandar, dan Cawapres nomor urut 2 saling bertukar pertanyaan dan jawaban dalam debat keempat Pilpres 2024.

Menurut Muhaimin Iskandar, debat antar cawapres tidak seharusnya menjadi ajang tebak-tebakan definisi dan singkatan.

"Ikut tenang, Pak Gibran. Semua memiliki etikanya, termasuk kita saat berdiskusi. Ini bukan soal menebak definisi dan singkatan. Tingkatan kita adalah kebijakan dan kebijakan," ucap Muhaimin Iskandar dalam debat yang berlangsung di JCC Senayan pada Minggu (21/1/2024).

Pertanyaan pertama dari Gibran terkait LFP. Penggunaan singkatan dalam pertanyaan dilarang dan harus dijelaskan secara lebih rinci. Gibran menjelaskan bahwa LFP merujuk pada lithium iron phosphate.

Muhaimin Iskandar, yang menjawab pertanyaan tersebut, menyatakan bahwa segala sesuatu memiliki etika. Etika yang dimaksud adalah terkait dengan lingkungan untuk menjaga keberlanjutan alam.

"Pokoknya, prinsipnya sederhana dan kembali pada etika. Etika terkait dengan lingkungan menjadi dasar kebijakan produksi pertambangan dan pemanfaatan sumber daya alam. Semua potensi acuan etika lingkungan adalah komitmen untuk menjaga keseimbangan antara manusia dan alam," katanya.

Editor: Sazili MustofaEditor Jakarta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut