PROBOLINGGO, iNewsProbolinggo.id - Warga Jalan Wirojayan Asri Kota Probolinggo dikejutkan dengan kemunculan seekor biawak berukuran besar yang berada di atas atap gudang milik salah satu rumah, Senin (16/3/2026) sore.
Hewan liar tersebut pertama kali diketahui oleh pemilik rumah saat hendak membersihkan area gudang di belakang rumahnya.
Merasa khawatir dengan keberadaan biawak yang cukup besar, pemilik rumah kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mako Pemadam Kebakaran (Damkar).
Laporan diterima sekitar pukul 14.48 WIB dan petugas langsung bersiap menuju lokasi.
Tim Fire Rescue Damkar diberangkatkan pada pukul 14.52 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 15.02 WIB. Proses penanganan berlangsung cepat hingga akhirnya situasi berhasil dikendalikan.
Komandan Regu 4 Damkar Surrachman Arief menjelaskan, bahwa saat petugas tiba di lokasi, biawak tersebut masih berada di atas atap gudang yang terbuat dari seng dengan ukuran cukup besar.
“Pemilik rumah saat itu hendak membersihkan gudang, lalu melihat ada biawak di atas atap. Setelah itu langsung menghubungi Mako Damkar untuk meminta bantuan,” katanya.
Dalam proses evakuasi, petugas menggunakan tangga untuk menjangkau posisi atap gudang. Namun karena alat penjepit yang tersedia tidak cukup panjang, petugas kemudian memanfaatkan bambu untuk memancing biawak agar turun.
“Kami menggunakan bambu yang panjang karena alat jepit yang ada kurang menjangkau. Dengan bambu itu kami arahkan supaya biawak turun dari atap,” jelasnya.
Setelah berhasil turun, biawak tersebut sempat bersembunyi di tumpukan barang yang berada di teras rumah pemilik. Kondisi tersebut sempat menyulitkan petugas karena banyaknya barang yang menumpuk di area tersebut.
“Biawaknya sempat masuk dan bersembunyi di tumpukan barang di teras rumah,” ucapnya.
Meski begitu, petugas akhirnya berhasil menangkap hewan tersebut. Untuk menghindari risiko gigitan atau perlawanan, mulut serta kaki biawak kemudian diikat menggunakan tali rafia.
Kondisi tubuh biawak tersebut tidak terlalu gemuk dan diduga sedang mencari makanan. Dan belum dapat dipastikan dari mana biawak tersebut masuk ke area rumah warga.
Namun di bagian belakang rumah terdapat sisi sebagian yang tidak memiliki atap sehingga memungkinkan hewan tersebut masuk dari area tersebut.
“Kalau temboknya halus biasanya biawak tidak bisa naik, tapi kalau temboknya masih kasar atau belum diplester, biawak bisa memanjat,” ungkapnya.
Biawak yang diperkirakan memiliki berat sekitar 10 kilogram itu akhirnya berhasil diamankan oleh petugas. Proses evakuasi dinyatakan selesai dan situasi kembali kondusif pada pukul 15.27 WIB.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
