PROBOLINGGO, iNewsProbolinggo.id - Seorang bocah berinisial RZ(9), warga Desa Bayeman, Kecamatan Tongas Kabupaten Probolinggo ini meninggal dunia saat sedang memancing, di sebuah aliran sungai, di Desa Dungun, Kecamatan Tongas, pada jumat (13/12/2024) siang.
Dari penuturan Sohin, warga setempat menjelaskan, jika Korban saat itu sedang memancing bersama temannya. Namun tiba - tiba RZ terpeleset, karena memang lokasi tepi sungai tersebut sangat licin usai diguyur hujan.
"Sungai ini memang kecil kalau seperti ini, namun sangat dalam, dan saat korban ini terjatuh, dia terseret arus yang cukup deras, sehingga masuk ke dalam bawah jembatan," terangnya.
Alhasil, RZ kehabisan nafas, karena tersangkut di bawah jembatan hingga tewas. Menurut Sohin, peristiwa serupa sudah dua kali terjadi di lokasi yang sama.
"Kalau dulu anak pondok yang sedang main di lokasi ini, namun beruntung tidak sampai meregang nyawa karena kedapatan oleh orang lewat, jadi masih tertolong," imbuhnya.
Sohin menjelaskan, jika curah juhan yang turun berintensitas tinggi, maka jembatan kecil yang hanya setinggi 30 centimeter dari permukaan sungai kecil ini, bisa terendam air setinggi hampir dua meter.
"Kalau sudah terendam seperti itu ya sebagian warga terisolasi, selain itu, jembatan kecil ini juga yang membuat warga sekitar, secara swadaya," ungkapnya.
Oleh sebab itu, dengan insiden meninggalnya bocah dilokasi tersebut. Para warga berharap agar pemerintah desa segera membangun jembatan yang layak, dan tidak membahayakan untuk anak - anak.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait