get app
inews
Aa Text
Read Next : Terlindas Truk, Pasutri asal Situbondo Tewas di Probolinggo

Kenakan Pakaian Adat Nusantara, Warga Kertonegoro Kenalkan Budaya kepada Generasi Muda

Rabu, 24 Juni 2026 | 07:08 WIB
header img
Warga yang ikut memeriahkan karnaval budaya (foto : iNewsProbolinggo.id/Doni)

PROBOLINGGO, iNewsProbolinggo.id - Ratusan Warga Desa Kertonegoro, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, memadati jalan desa dengan balutan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia. 

Langkah mereka menyusuri jalanan desa bukan sekadar mengikuti pawai, melainkan menjadi bagian dari upaya menjaga dan memperkenalkan warisan budaya kepada generasi muda.

Suasana meriah terlihat sejak awal karnaval budaya dimulai. Anak-anak, remaja, hingga orang tua tampil mengenakan beragam busana adat Nusantara. Sebagian lainnya memilih mengenakan pakaian petani lengkap dengan hasil bumi yang dipikul dan diarak sepanjang rute kegiatan.

Karnaval tersebut menjadi bagian dari rangkaian selamatan desa atau Kadisah yang setiap tahun digelar masyarakat Kertonegoro. Selain sebagai ungkapan rasa syukur, kegiatan itu juga menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan warga dari berbagai dusun.

Di sepanjang perjalanan, masyarakat yang menyaksikan tampak antusias. Banyak orang tua mengajak anak-anak mereka melihat langsung beragam pakaian adat yang dikenakan peserta. Tidak sedikit pula generasi muda yang mengabadikan momen tersebut melalui telepon genggam mereka.

Kepala Desa Kertonegoro, Abd Rahman, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan yang terus dipertahankan sebagai bentuk pelestarian budaya dan kebersamaan warga.

“Ini merupakan agenda rutin setiap tahun. Namun tahun ini sedikit berbeda karena karnaval dalam rangka Kadisah kami perlombakan sehingga menambah semangat masyarakat untuk berpartisipasi,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan warga dari seluruh dusun menunjukkan bahwa semangat menjaga budaya masih tumbuh kuat di tengah perkembangan zaman yang semakin modern.

“Selamatan desa tahun ini berlangsung selama tiga hari. Hari pertama lomba balita sehat, hari kedua karnaval budaya, dan hari terakhir akan ditutup dengan pengajian umum yang akan dihadiri oleh wakil bupati Probolinggo,” katanya.

Di tengah derasnya arus modernisasi, warga Kertonegoro memilih menjaga warisan leluhur dengan langkah nyata. Melalui karnaval budaya dalam peringatan Kadisah, mereka ingin memastikan bahwa kekayaan budaya Nusantara tidak hanya menjadi cerita masa lalu, tetapi tetap hidup dan dikenal oleh generasi penerus di masa depan.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut