Pencarian Anak Hilang di Sungai Probolinggo Masuki Hari Ketiga, Tim SAR Hadapi Kendala Barongan
PROBOLINGGO, iNewsProbolinggo.id - Pencarian terhadap Arsya (2), yang dilaporkan hilang dan diduga hanyut di Sungai Bayeman, Desa Semendi, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, memasuki hari ketiga. Pada pencarian ini Tim sar terkendala barongan di sungai.
Diketahui, pencarian ketiga dilakukan pada Kamis (5/2/2026) itu, Tim SAR gabungan masih mengandalkan penyisiran manual di sejumlah titik sungai yang dinilai berpotensi menjadi lokasi korban tersangkut.
Selain menyusuri aliran sungai, petugas juga berupaya membuka akses dengan mengurai barongan dan tumpukan material yang menghambat arus.
Komandan Tim Operasi Basarnas Banyuwangi, Andi Irawan, menjelaskan bahwa metode pencarian disesuaikan dengan kondisi medan yang cukup sulit.
“Banyak barongan, bambu, dan sampah yang menutup aliran sungai, sehingga pencarian harus dilakukan secara bertahap dan lebih hati-hati,” ujarnya.
Penyisiran dilakukan dari lokasi kejadian hingga ke muara sungai dengan melibatkan sejumlah metode, termasuk susur sungai menggunakan body rafting serta pengawasan jalur paralel untuk memastikan seluruh area terpantau.
Meski kondisi cuaca relatif berubah-ubah, tim tetap melanjutkan pencarian dengan mengedepankan keselamatan personel. Jika hujan turun dan debit air meningkat, operasi akan dihentikan sementara.
Dalam operasi hari ketiga ini, unsur yang terlibat terdiri dari Basarnas, BPBD, TNI-Polri, Dinas Perhubungan, relawan, serta sejumlah komunitas rafting. Seluruh pihak terus berkoordinasi untuk mempercepat proses pencarian.
Hingga Kamis sore, korban masih belum ditemukan. Tim gabungan menyatakan pencarian akan terus dilanjutkan sembari melakukan evaluasi terhadap hasil penyisiran di lapangan.
Editor : Arif Ardliyanto